Mata kuliah Pendidikan Pancasila dirancang dalam dua dimensi utama, yakni dimensi teoritis dan dimensi praktis. Pada dimensi teoritis, mahasiswa dibekali dengan pemahaman konseptual yang meliputi sejarah perkembangan pemikiran Pancasila, hakikat sila-sila Pancasila beserta tata hubungan antar-sila, Pancasila sebagai pandangan hidup, ideologi, dan dasar negara, Pancasila sebagai sistem filsafat dan etika, serta Pancasila sebagai dasar dan orientasi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Seluruh materi tersebut akan diberikan secara sistematis pada pertemuan pertama hingga ketujuh. Selanjutnya, pada dimensi praktis yang dimulai dari pertemuan kesembilan hingga kesepuluh, mahasiswa diarahkan untuk melakukan studi lapangan dengan mengamati perilaku pelaku UMKM maupun masyarakat sekitar, guna mengidentifikasi serta menganalisis perilaku yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pada pertemuan kesebelas hingga kelima belas, mahasiswa akan mendapatkan ruang untuk mengeksplorasi dan mengaplikasikan dimensi teoritis ke dalam praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan sektarianisme, sekularisme, perilaku konsumtif, koruptif, dan indisipliner. Melalui integrasi antara dimensi teoritis dan praktis tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami kebenaran secara komprehensif serta menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam sikap dan perilaku mereka.

Kontrak Kuliah Pendidikan Pancasila Prodi Ekonomi Pembangunan

Peta konsep dan peta kerja mahasiswa

Rencana dan rubric penilaian tugas

Panduan teknis kerja mahasiswa

Buku ajar pendidikan Pancasila (DIKTI 2016)

Arsip

Lingua's Admin

Bima Kurniawan lahir di Madiun, 18 Desember 1986. Ia adalah seorang pendidik tuna netra. Ia mulai mengeluti pekerjaannya sebagai seorang pendidik Bahasa Prancis sejak Januari 2011 2 Tahun setelah lulus dari Universitas Negeri Jakarta Prodi Pendidikan Bahasa Prancis. Pada tahun itu, ia bergabung menjadi keluarga besar SMA Negeri 68 Jakarta, salah satu sekolah terbaik di Jakarta dan di Indonesia. Karirnya semakin membaik setelah pada tahun 2011, 2012 dan 2013 diberikan kepercayaan untuk mengisi materi pada pelatihan guru bahasa Prancis yang diselenggarakan oleh Persatuan Pengajar Bahasa Prancis Indonesia (PPSI) dan dipercaya pula oleh Pusat Perbukuan BALITBANG Kemdikbud sebagai penelaah buku ajar kurikulum 2013 pada tahun 2012, 2013 dan 2014. Pada tahun 2012, Bima melanjutkan studi S2 intuk program studi Linguistik Terapan di Universitas Negeri Jakarta dengan focus keahlian kritik penerjemahan. Pada tahun 2014, Bima lulus dengan predikat cum laude dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik prodi Linguistik Terapan UNJ angkatan 2012. Pada Tahun 2021, Bima menginisiasi sebuah komunitas Guru Tunanetra Inklusif dan merupakan salah seorang pendiri aktif Ikatan Guru Tunantra Inklusif (IGTI), organisasi profesi guru dengan hambatan penglihatan yang mengabdi di satuan pendidikan umum atau penyelenggaran pendidikan inklusif. Pada tahun, 2022, setelah perangkat organisasi terbentuk, Bima ditetapkan oleh musyawarah perwakilan sebagai ketua dewan kehormatan IGTI. pada tahun yang sama Bima diangkat menjadi dosen linguistik terapan di Universitas Trunojoyo Madura.

Share
Published by
Lingua's Admin

Recent Posts

Kemdiktisaintek Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Pendataan dan Pengembangan Karier Dosen Penyandang Disabilitas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mendorong perguruan tinggi untuk…

1 minggu ago

Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2026 tentang Konsesi Bagi Penyandang Disabilitas Dan Insentif

Halo smart and inclusive educators, Satu lagi langkah maju yang diberikan pemerintah untuk menciptakan iklim…

4 minggu ago

Sahabat Disabilitas Universitas Trunodjoyo Madura

Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif melalui berbagai regulasi. Komitmen tersebut antara…

2 bulan ago

Perkembangan Regulasi Disabilitas: Pengakuan Penyakit Kronis sebagai Disabilitas melalui Asesmen Medis

Halo pemerhati disabilitas yang berbahagia, Perkembangan regulasi dan kebijakan terkait disabilitas di Indonesia terus menunjukkan…

2 bulan ago

Ableisme dan Erosi keadilan: Sebuah tantangan Krisis Moral dalam Horizon Kebangsaan

Ableisme bukan sekadar sebuah definisi. Banyaknya pemaknaan yang lahir justru menandai metamorfosisnya yang tak lekang…

4 bulan ago

Deklarasi inklusi di mana-mana, keadilan belum merata; mengapa?

Profil penulis: Bima Kurniawan, dosen tunanetra di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura, memiliki…

7 bulan ago